Sebuah Problema Menuju Masa Depan

Baru-baru ini banyak adik-adik kita yang SMA baru saja kelar UN.Abis itu pada ngapain?Ada yang merayakan "kebebasan"  dengan segala kegilaannya,ada yang bersiap-siap mendaftar masuk universitas negeri,sekolah ikatan dinas,atau universitas swasta,bahkan ada yang masih gamang mau kemana sehabis lulus SMA.Inilah yang menjadi masalah klasik,menghadapi masa depan tapi bingung harus berbuat apa.
Semua orang pasti ingin menggapai masa depan yang gemilang.Ada yang ingin punya jabatan mprestise dan terpandang.Ada yang ingin punya uang banyak plus bisnis sendiri(sekalipun hanya kontrakan tiga pintu).Ada yang ingin punya istri banyak(lahhh...yang kayak gini dibilang masa depan)dan lain-lain.Itu semua merupakan representasi dari masa depan yang gemilang menurut sebagian kalangan awam.Dari sekelumit pernyataan inilah yang menimbulkan suatu masalah di kemudian hari.Bisakah semua itu terwujud??Hmm..tanyalah pada rumput yang bergoyang(becanda kok).

Lanjut lagi,ketika ingin mewujudkan suatu keinginan yang dapat merubah hidup,kita bakal menghadapi permasalahan selain yang disebut tadi.Pertama,bagaimana cara meraihnya,kedua,apa reaksi orang sekitar tentang pilihan kita,dan ketiga resikonya apa?

Oke,dari sekian persoalan yang jadul ini bisa ditarik benang merahnya.Benang merahnya terletak pada diri sendiri dan lingkungan.Dalam diri seseorang terdapat potensi yang besar jika bisa dicari dan diasah sebisa mungkin.Jika ingin melangkah menuju tahapan kehidupan atau jenjang selanjutnya,hendaknya harus mempertimbangkan kemampuan dan daya ukur yang dapat dicapai.

Kalau dilihat dari segi lingkungan,ini juga sangat membentuk pribadi dan kemampuan seseorang.Lingkungan sekitar tidak hanya membentuk karakter,tapi juga membentuk daya saing.Contohnya,seorang yang punya kemampuan berpikir yang biasa banget bersekolah ditengah-tengah orang dengan kemampuan berpikir cepat secepat larinya SuperDede.Ia akan berusaha sekuat mungkin(meski dia nyadar bahwa kemampuan berpikirnya hanya segitu) untuk menyaingi kawan-kawannya itu.

Nah,dari benang merah itulah kita dapat mengambil sedikit kesimpulan bahwa dalam menghadapi masa depan,pikirkanlah lagi dampak positif dan negatif  dari keputusan kita dalam meraih impian,serta yang paling penting adalah ngaca atau melihat kelebihan serta kekurangan diri yang ada dalam diri kita.Jangan sampai dua hal ini diabaikan,bisa-bisa kita nggak bakal punya mental yang kuat ketika menghadapi kondisi-kondisi yang tidak kita inginkan.Okeh!!!

Saran saya buat adik-adik SMA yang baru selesai UN dan masih bingung mau kemana nantinya pas udah lulus,jangan pernah membenci hal-hal apapun,karena boleh jadi dari hal yang kita benci akan terdapat rezeki dan nikmat yang tak terduga sebelumnya.Contohnya gini deh,kalau kalian ngebet banget pengen masuk universitas negeri atau sekolah ikatan dinas,terus langsung nge-judge diluar dari itu kurang keren atau kagak bermutu,maka siap-siap aja deh bakal nerima konsekuensi dari apa yang saya bilang,masuk ke dalam sesuatu yang kalian anggap kurang keren itu.

Sekian sedikit tulisan saya,mudah-mudahan dapat memberi virus positif kepada para pembaca semuanya dan kepada diri saya pribadi

"SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU UNTUK ADIK-ADIK SMA SEKALIAN,
SEMOGA SUKSES DAN BAROKAH"









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mlaku-Mlaku di Singapura dan Malaysia (bagian 1)

Bertamu ke Museum POLRI

Mengambil Pelajaran dari Kasus Brigadir Josua