Sedikit Komentar mengenai Aksi Bela Islam 4 November 2016
Demonstrasi damai yang bertajuk Aksi Bela Islam tanggal 4 November 2016 kemarin,nampaknya banyak menyita perhatian semua kalangan,dari orang biasa sampai pejabat luar biasa.Melihat jumlah yang ikut saja pun,membuat orang semua kaget,2 juta lebih orang tumplek-blek di Jakarta.Sebuah demonstrasi massa terbesar dalam sejarah Indonesia di abad 21.
Peserta demo pun datang dari berbagai kalangan,mulai dari ibu-ibu,anak muda,bapak-bapak,sampai penyandang difabel juga ikutan.Tuntutan para demonstran hanya satu,agar Gubernur DKI Jakarta yang kini maju dalam Pilkada 2017,Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok esok diproses hukum,atas tindakannya melakukan penistaan agama,dengan mengatakan bahwa masyarakat dibohongi Surah Al-Maidah ayat 51.
Sejak awal Aksi Bela Islam ini berjalan tertib,tapi........penumpang gelap datang mengacaukan situasi hingga Polisi terpaksa menembakan gas air mata,yang katanya tidak bisa ditahan dengan pasta gigi atau odol hingga menimbulkan seorang peserta aksi meninggal dunia akibat gas air mata itu.
Pasca aksi ini,akhirnya Ahok ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama oleh pihak kepolisian,tapi yang aneh kok tidak ditahan....What The Hell???So,saya cuma bisa berkomentar,"Mbok ya tolong,pak polisi yang ganteng dan nggagah bin berwibawa,plis....proseslah si Ahok secara profesional,jangan amatiran kayak pemain bola tarkam,jangan pandang bulu,sekalipun bulunya pak Ahok pakai Wak Doyok yang dioplos minyak Firdaus....plis ya pak,ntar tak jajanin Warteg lo......."
Komentar
Posting Komentar