Bersikap Adil Kepada Sesama Warganegara


Hasil gambar untuk persamaan warga negara
Belakangan ini lagi moncer-moncernya kabar Warga Negara Indonesia yang berada di Cina kembali ke tanah air,dikarenakan mewabahnya virus Corona,yang saat ini dikarantina di Natuna,Kepulauan Riau.Sempat terjadinya penolakan oleh warga Natuna karena khawatir ketularan,namun kekhawatiran itu dapat dijawab Pemerintah,dengan mengkarantina di tempat yang sangat jauh dari penduduk,tepatnya di salah satu Pangkalan Udara milik TNI-AU dan tidak menutup kemungkinan akan bertambah jumlah warganegara kita yang harus dikarantina.

Belum habis kabar tersebut,nongol lagi kabar para eks-kombatan ISIS di Suriah yang berasal di Indonesia yang ingin kembali ke tanah air.Tentu ada yang setuju menerima mereka kembali dan ada pula yang menolak mereka mentah-mentah,dengan alasan dapat membahayakan negara.Sampai Presiden kita pun,juga bersuara yaitu tidak menerima para eks-kombatan ISIS asal Indonesia itu.

Baik.....dari kedua kabar ini saya ingin sedikit memberi tanggapan.Kita sebagai negara yang memiliki ideologi Pancasila,mau gak mau negara harus mengakomodir kepentingan warganegara nya,tanpa melihat siapa ataupun latar belakangnya.Mau dia orang normal,orang gila,yang waras,yang rada sinting atawa gendeng,laki-laki,perempuan,jelek,cakep,sampai yang ngenes pun harus diperhatikan.Seperti halnya para warganegara kita yang telah saya sampaikan sebelumnya.
Bukankah semua sila Pancasila bisa jadi landasan penyelesaian permasalahan tersebut?

Okelah,kedua kelompok warganegara Indonesia tersebut punya keinginan sama,pengen balik ke Indonesia.Cuma semua itu kan kudu disaring dong,biar gak kejadian apa-apa,karena sama-sama ada permasalahan.Yang dari Cina dikarantina sedemikian rupa biar tidak sakit dan sehat,agar bisa ketemu keluarganya.

Pun halnya dengan yang eks-kombatan ISIS dari Suriah,juga harus dikarantina dan dipilah.Siapa yang masih pengen balik ke Indonesia,ya harus dikarantina dan diberikan pemahaman serta penangangan,sama seperti yang dari Cina.Jangan asal menolak maupun asal menerima.

Ya,hal yang terpenting dari permasalahan kedua kelompok warganegara Indonesia adalah hadirnya rasa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab serta Keadilan Sosial,bukan hanya dari Pemerintah,tapi dari semua masyarakat Indonesia.

POKOKNYA,BERSATU KITA TEGUH,BERCERAI....YA RUJUK LAGI DONG !!!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mlaku-Mlaku di Singapura dan Malaysia (bagian 1)

Bertamu ke Museum POLRI

Mengambil Pelajaran dari Kasus Brigadir Josua