Beberes Besar-Besaran ala JKT48



Rabu,11 November 2020,kabar mengagetkan datang dari dunia hiburan.Bukan soal video 19 detik itu lho,tapi sebuah grup musik yang berisi dedek-dedek gemes,JKT48,akan melakukan beberes besar-besaran alias pengurangan member dan staf yang selama ini membantu JKT48 bertahan hampir sembilan tahun lamanya.

Hal ini dungkapkan langsung oleh General Manager JKT48,mbak Melody Nurramdhani Laksani.Dikarenakan kondisi pandemi selama sembilan bulan,cukup membuat manajemen JKT48 mengalami kerugian besar.

 Bagaimana nggak rugi? Pementasan yang selama ini dilakukan di JKT48 Teater kawasan FX Mall,Senayan,Jakarta Selatan,harus dialihkan ke pementasan secara virtual.Otomatis para VVOTA (sebutan lain bagi fans JKT48) hanya dapat menikmati JKT48 lewat layar handphone dan laptop,meskipun juga tetap dibebankan pembayaran tiket.

Kondisi ini membuat para VVOTA harap-harap cemas.Sebagai VVOTA tingkat veteran,yang harusnya sudah gak perlu mikirin dedek-dedek gemes ini,saya juga merasakan hal yang sama.Yang pertama kali muncul di pikiran saya adalah,bagaimana mereka akan membuka lembaran baru,jika kenyataan pahit harus mereka terima,yaitu dipensiunkan.

Okelah bagi para member yang sudah memiliki nama besar,semisal Frieska,Desy (nama aslinya panjang banget mirip Tol Jagorawi),hingga dedek Afiqah.Tapi kalau member yang gak punya nama sebesar mereka? Menjual nama sebagai "mantan anggota JKT48" adalah kunci.

Toh dari zaman ke zaman,banyak member JKT48 yang memutuskan pensiun dan gak memiliki nama besar,mampu bertahan di dunia hiburan,meski ada juga yang memutuskan menepi dari gemerlapnya dunia hiburan.

Seperti contoh Fahira Alaydrus,alumni generasi pertama JKT48.Secara nama,dia gak setenar teman-temannya seperti mbak Melody,Nabilah,Cindy Gulla sampai Jessica Veranda.Tapi ia cukup sering wara-wiri di berbagai sinetron dan pernah mentas di layar lebar,bersama Yuki Kato dalam sebuah film.

Yang paling anyar,ada nama Yuri.Pernah tergabung di JKT48 dan berada di tim J semasa aktif disana,gak membuatnya canggung tampil di Masterchef musim ketujuh kali ini dan sukses membuat Chef Juna bergoyang ala member JKT48.Meski kenyataannya Yuri harus pamit dari Masterchef,namanya akan tetap diingat oleh penonton ajang pencarian bakat memasak ini.

Sebagai VVOTA yang veteran,sudah selayaknya bagi para pecinta JKT48 untuk sama-sama berlapang dada menerimanya dan mudah-mudahan bisa eksis,hingga beberapa generasi,sebagaimana Soneta Group milik Haji Rhoma Irama yang terus beregenerasi dan disukai kalangan lintas generasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mlaku-Mlaku di Singapura dan Malaysia (bagian 1)

Bertamu ke Museum POLRI

Mengambil Pelajaran dari Kasus Brigadir Josua