Saya Mencoba Menjawab Tes Wawasan Kebangsaan bagi Pegawai KPK
Kalau dengar kata Tes Wawasan Kebangsaan,apa yang ada di pikiran para pembaca sekalian? Pasti gak jauh-jauh dari Pancasila,UUD 45,dan hal-hal yang gak jauh dari pelajaran PPKN waktu sekolah dulu atau peristiwa sejarah bangsa Indonesia.Biasanya tes ini dilakukan bagi mereka yang mau jadi Abdi Negara,semisal anggota TNI,Polri,masuk sekolah kedinasan,sampai masuk PNS.
Nah...yang sekarang lagi santer ini,sebanyak 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yang akan alih status menjadi PNS (sesuai dengan aturan yang telah direvisi dalam UU KPK yang baru) gak lulus akibat tes ini.Lho kok bisa? Kan mereka itu pintar,kenapa sampai gak lolos?Usut punya usut,bukan kesalahan mereka yang bikin gak lulus,tapi karena soal yang diberikan bener-bener aneh dan gak masuk akal.
Saya sih penasaran,bagaimana isi soalnya?Kali ini,saya akan mencoba menjawab Tes Wawasan Kebangsaan yang unik dan aneh tersebut.Yuk sama-sama disimak,siapa tahu bermanfaat.
1.Pilih Al Qur'an atau PancasilaSudah jelas termaktub dalam sila pertama Pancasila,Ketuhanan Yang Maha Esa.Kok bisa-bisanya disuruh pilih salah satu? Lagipula,Pancasila sudah sejalan dengan kitab suci semua agama.Bahkan dalam agama Buddha pun,juga memiliki aturan yang mirip dengan Pancasila.Jadi untuk apa mempertentangkan kitab suci dengan dasar negara.Kalau kata pembantunya Benteng Takeshi,yang buat soal akan dibilang seperti ini,"Bodoh Sekali Dia,Yang Mulia".
2.Kenapa Umur 30 Tahun Belum Menikah
Kalau umur saya segitu belum ketemu jodohnya,biarpun sudah dekatin banyak cewek dan sudah mapan,kenapa anda lebih repot mengurus pernikahan saya?Kalau anda mau carikan jodoh atau bahkan membiayai pernikahan saya sampai acara ngunduh mantu,silahkan anda menanyakan hal itu.
3.Kalau Kamu Jadi Istri Kedua Saya Gimana
Kok ngaco ya.Saya ini kan laki-laki.Jangan-jangan anda yang buat soal ini ada kelainan.Sana periksa ke psikiater.
4.Semua Orang Cina Sama Saja
Ya beda dong.Orang Cina di Indonesia,biar sama-sama Cina,pasti berbeda.Kalau main ke Tangerang,ada Cina Benteng dan sudah tentu gaya bicaranya khas orang Betawi Pinggir.Coba main ke Surabaya,Malang,atau Lasem,malahan bicaranya bahasa Jawa,meski ke sesama orang Cina.
5.Mau Terima Donor Darah dari Agama Lain atau Tidak
Memangnya anda tahu siapa pendonor darahnya dan agamanya apa?Lagipula ketika saya pernah donor darah,gak pernah tuh ditanya agamanya apa.Paling cuma ditanya,berapa jam tidurnya dan diperiksa tekanan darahnya.Coba main-main ke PMI.
6.Kalau Pacaran Ngapain Saja
Ya saya gak tahu,kok tanya saya.Kalau anda orang tua saya,silahkan saja tanya.Saya ini kan jomblo,buat apa nanya soal pacaran.Gak ada soal berbobot yang lain ya?
7.Mau Lepas Kerudung atau Nggak
Saya ini kan laki-laki,untuk apa nanya masalah kerudung.Kecuali kalau saya jualan kerudung di Tanah Abang atau Condet,boleh lah tanya-tanya soal kerudung.
8.Kamu Kalau Sholat Pakai Qunut atau Tidak
Tergantung siapa imamnya,jika sholat subuh berjamaah.Kalau imamnya gak qunut,ya saya ikut,begitu juga kalau imamnya qunut,pasti saya ngikut.Apalagi kalau sholat sendiri,terserah saya mau qunut atau nggak.Lagipula hukumnya kan sunnah,mau dikerjakan dapat pahala,gak dikerjakan juga gak dosa.Gitu aja kok repot,begitulah kata Gus Dur.
9.Kalau Kamu Aliran Agamanya Apa
Soal yang sangat sensitif sekali.Kalau ditanya masalah aliran,ya saya Islam,ikut Mazhab Syafi'i,itukan cuma cara beragama,kenapa sampai dipermasalahkan.Selama masih dalam koridor agama yang sudah digariskan di kitab suci,ya sah-sah aja.Lain hal kalau udah menyimpang.
10.Kamu Ikut Pengajian Aliran Apa
Ini lagi nih, masalah ngaji aja diributkan.Kalau gurunya benar dan lurus,ya ikuti.Kalau gak bener dan banyak nyimpang,buat apa diikuti.Cari yang lain,apa susahnya.Kayaknya anda belum pernah disabet rotan sama guru ngaji ya.
11.Ngucapin Hari Raya ke Agama Lain atau Tidak
Masalah saya mau ucapkan hari raya ke agama lain atau nggak,biarlah menjadi urusan saya,kenapa anda sensitif sekali?Terus kalau gak ngucapin dibilangnya gak toleran? Hei anda,lihat UUD 45,ada pasal bahwa negara mengakui kebebasan umat beragama dan kebebasan memeluk agamanya masing-masing.Ya jadi terserah saya,mau mengucapkan hari raya ke agama lain atau nggak sama sekali.Waktu sekolah,anda ngapain aja? Bolos ke warnet cuma buat nonton foto-foto si Chika dari Bandung ya?
Inilah sedikit jawaban mengenai Tes Wawasan Kebangsaan bagi Pegawai KPK yang telah saya kerjakan.Saya sedikit berbagi pengalaman saja,saat Seleksi CPNS 2019 dan mendapat Tes Wawasan Kebangsaan,terus terang saja,saya gak mendapatkan satupun soal-soal aneh di atas.
Paling tidak jawaban saya mengenai Tes Wawasan Kebangsaan bagi Pegawai KPK ini boleh menjadi referensi.boleh juga nggak dan saya sangat berharap bagi yang membuat soal Tes Wawasan Kebangsaan untuk menjadi Abdi Negara ataupun tempat bekerja yang lain,cerdaslah sedikit,jangan kelihatan seperti orang baru melek dari bangun tidurnya.

Komentar
Posting Komentar