Daftar Oleh-oleh Asli Jakarta yang Perlu Dibawa
Seperti halnya daerah lain di Indonesia,baik sebagai tempat wisata maupun tempat mencari penghasilan alias bekerja,pasti ada oleh-oleh yang bisa dibawa pulang ke daerah asal,untuk sanak keluarga dan kerabat.Namun apa jadinya jika kota megapolitan seperti Jakarta,memiliki oleh-oleh yang asli?Tentu masih menjadi pertanyaan.
Ada yang berpendapat,kalau oleh-oleh Jakarta ialah barang branded alias bermerk dari mal-mal ternama di Jakarta,seperti Grand Indonesia hingga Pondok Indah Mall.Kemudian pendapat lain mengatakan,kalau oleh-oleh khas Jakarta adalah makanan kekinian yang sedang populer di kalangan anak muda Jakarta.
Daripada memikirkan pendapat atau opini di atas,berikut pembahasannya untuk anda
Penganan yang ada di hari Lebaran ini memang menjadi pelengkap orang Betawi selain ketupat sayur dan semur daging kerbau.Pengerjaan makanan ini memang memakan waktu hampir seharian.Konon,untuk membuat dodol dikerjakan dari waktu pagi hari setelah subuh,sampai menjelang waktu senja.Kenapa bisa begitu ? Karena proses pengadukan adonan dodol yang terdiri dari beras ketan putih atau hitam,gula merah,durian, dan santan kelapa,betul-betul bikin pegal.
Kalau di adukan pertama sih masih oke saja,enteng istilahnya.Kalau sudah adukan kesekian kalinya,siap-siap mengerahkan tenaga ekstra.Oleh karena itu,sebagian besar pembuat dodol dikerjakan oleh laki-laki,bukan perempuan.Sedangkan kaum perempuan, hanya mengemas dodol untuk siap dipasarkan.
Karena waktu produksi yang hanya menjelang hari raya Idul Fitri,maka jarang sekali ditemukan dodol Betawi di luar waktu tersebut.Namun untuk sekarang ini,sudah banyak pemilik usaha dodol Betawi yang memproduksi di luar waktu menjelang hari raya Idul Fitri,sebagai upaya pelestarian budaya Betawi.
2.Kopi Bis Kota
Jakarta memang bukan daerah penghasil kopi di Indonesia,seperti Gayo di Aceh,Sidikalang dari Dairi, hingga Toraja.Tapi cobalah bertanya kepada orang-orang Jakarta yang sudah sepuh, kopi apa yang terkenal di Jakarta.Pasti jawabannya adalah Kopi Bis Kota.
Kopi yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda yaitu tahun 1939 hingga sekarang masih tetap berproduksi di kawasan Pasar Jatinegara,Jakarta Timur.Masih mengandalkan proses pembuatan yang antik,menjadikan kopi ini memiliki tempat tersendiri di kalangan masyarakat Jakarta.
Saya sendiri yang pernah mencoba kopi ini,merasakan rasa yang benar-benar lain dari yang lain.Aroma yang kuat dan kekentalan kopi setelah diseduh,menjadi daya tarik kopi bubuk yang satu ini.Meskipun zaman berubah dan selera ngopi masyarakat telah bergeser, Kopi Bis Kota masih menjadi favorit warga Jakarta.Jadi jangan ragu untuk mencoba kopi tempo dulu yang satu ini dan pas untuk oleh-oleh.
3.Bir Pletok
Minuman yang satu ini, jelas berbeda dengan bir yang biasa diminum di tongkrongan atau tempat hiburan malam.Bir ini ialah hasil kreasi orang Betawi yang pada zaman penjajahan Belanda,ingin sekali mencoba minum bir seperti para meneer.
Karena para meneer minum bir untuk menghangatkan badan ketika kongkow malam-malam atau pesta, sedangkan bir sendiri memabukan dan haram diminum menurut agama Islam, maka orang Betawi meramu rempah-rempah sedemikian rupa hingga menyerupai bir yang diminum para meneer.
Asal muasal nama Bir Pletok ini ialah suara kocokan minuman ini di dalam bumbung dari bambu yang dicampur es batu,sehingga terdengar suara pletok dari dalam bumbung bambu.Karena minuman ini mengandung manfaat kesehatan dari rempah-rempah, maka sangat pas kalau bir pletok dijadikan buah tangan asli Jakarta.
4.Kebaya Encim
Dari segi warna, kebaya ini berwarna terang dan beragam bentuknya.Kebaya ini pun bukan hanya ada di Jakarta saja, tetapi sudah menjadi busana bagi wanita keturunan Tionghoa pada zaman dulu dan menjadi identitas tersendiri.Kini,penggunaan kebaya encim lebih sering ditunjukan untuk fashion show dan acara-acara bersifat resmi.Tidak salah untuk menjadikan kebaya encim sebagai buah tangan.
Nah,setelah dijabarkan satu-persatu, ternyata kota Jakarta memiliki sejumlah oleh-oleh yang asli dan perlu dijadikan sebagai buah tangan bagi para perantau di Jakarta,untuk keluarga atau rekan sejawat di daerah asal.Jadi sekarang,Jakarta sudah ada oleh-olehnya kan ?
Komentar
Posting Komentar