Terkenal Ini Membunuhmu

Terkenal,famous,popular,tenar.......kat-kata ini sudah nggak asing dengan kuping kita sehari-hari.Banyak orang yang menginginkan hal tersebut terjadi.Memang keterkenalan itu bisa dicari dan diraih,layaknya mendapatkan cewek idaman.sudah menjadi suratan takdir,bahwa setiap sesuatu yang telah diusahakan pasti ada konsekuensinya.Termasuk untuk jadi terkenal.

Setiap orang yang pengen jadi terkenal pasti menginginkan adanya pengakuan dari tiap orang atas apa yang telah diusahakan.Sebenernya itu lumrah,tapi apabila dilakukan dengan berlebihan,rasanya malah jadi tidak enak,bahkan akan merasa terbebani jika mengusahakan sesuatu yang ingin dicapai atau melakukan kegiatan sehari-hari.Beberapa fakta udah membuktikan bahwa keterkenalan itu gak selamanya membuat kita senang bahkan ada yang terpuruk karenanya.Nah ini yang jangan sampai terjadi...(amit-amit jamban bocor deh).

Tiap masalah pasti ada penyelesaian dan jalan keluarnya.Mengatasi masalah ini ada beberapa kiat yang harus diterapkan secara perlahan tapi pasti,pertama,lakukan keseharian aktivitas dengan ikhlas.Ini memang sulit,setidaknya cobalah sedikit demi sedikit terlebih dulu,pasti terbiasa.Kedua,bersikaplah apa adanya ditengah masyarakat,jangan mengada-ada,ketiga tetaplah kejar cita-cita tapi dengan target yang semestinya tanpa harus memaksakan diri,dan yang keempat adalah introspeksi diri,apa sih tujuan hidup kita sebenarnya dan menggali lagi makna hidup yang hakiki ditambah dengan mensyukuri hiduo ini apa adanya.Kalau cara-cara ini dirasa kurang berhasil,ada cara ekstrim yang mungkin aja berhasil,yaitu menutup diri.

Menutup diri disini bukan berarti ogah jujur dengan diri sendiri atau orang lain,tapi lebih condong kearah untuk tidak mau dikenal banyak orang,tapi ingin mengenal banyak orang.Artinya,lebih memilih mengasingkan diri untuk tidak mau menjadi terkenal,jika tahu bahwa kalau keterkenalan itu bukan sesuatu yang baik.

Kesimpulannya adalah,kalau mentalmu nggak kuat,ya Terkenal Ini Membunuhmu........

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mlaku-Mlaku di Singapura dan Malaysia (bagian 1)

Bertamu ke Museum POLRI

Mengambil Pelajaran dari Kasus Brigadir Josua