Cinta Arab,Cinta Islam,Cinta Indonesia


Judul ini sengaja dipilih untuk sekedar meramaikan mereka yang katanya "Pro dan Kontra Arab".Okelah kita to the point aja,sebenarnya persoalan ini muncul dari cuitan seorang artis(sengaja nggak disebut disini,kasihan...) yang bilang begini

"Semua orang berpakaian seperti orang Arab, bendera dituliskan tulisan arab, adat istiadat arab, kenapa ngga pada pindah aja ya"

Okelah,artis ini bolehlah beropini kayak begini,itu adalah hak semua umat manusia.Tapi kenapa si mbak artis ini nggak mikir efek kedepannya ya...?Dulu,semasa masih jadi ABG ngababil,saya terkadang menulis status di media sosial agak kasar dan efeknya diomelin ortu alias ibu bapak dirumah.

Baiklah saya nggak membahas status atau perihal media sosial yang sebenarnya agak ngabsurd kalau dibahas disini,tapi yang saya bahas adalah kenapa masih ada orang yang agak risih dan repot sendiri dengar hal-hal berbau Arab.Jauh sebelum artis yang saya bilang tadi mengatakan hal begituan di media sosial,salah satu tokoh politik wanita yang merupakan putri presiden pertama Indonesia,Bung Karno,yaitu mbah Megawati Sukarnoputri yang bilang "Kalau jadi orang Islam,jangan jadi orang Arab"

Ada banyak penafsiran mengenai pernyataan itu,yang pro mbah Mega pasti menafsirkan bahwa jadilah umat Islam yang tetap ke Indonesiaan,yang kontra mbah Mega,menafsirkan bahwa mbah Mega benci sama Arab.Salah satu netizen(katakanlah manusia internet) agak nyentil begini"Mungkin orang Arab adalah mantan terindah buat mbah Mega,karena dianya pernah kawin sama orang Arab,cuma batal deh"

Baiklah,sebetulnya gini,kalau mau dirunut,jika gedeg sama sesuatu hal,entah itu orang atau dhemit sekalipun,jangan suka menggeneralisir suatu golongan tertentu.Kalau situ,antum,anda,sampeyan,atau apapun panggilan para pembaca di alamnya masing masing,dengan kelakuan tidak etis seseorang,jangan memojokkan latar belakangnya,apalagi berkaitan dengan agama,khususon Islam.

Secara,bangsa Arab konon datang ke Nusantara sejak abad 7 Masehi dengan bukti sejarah di Barus,Sumatera Utara.Mereka dagang sekaligus berdakwah.Mengenai kegedegan dengan sebagian orang Arab yang kelakuannya sangat wuasuuuu.....tenan  di Puncak sana,mbok ya jangan dikatain Arabnya.Namanya juga manusia,pasti ada salah dan khilafnya.

Kalau ada orang yang ngakunya Islam tapi benci sama Arab,hati-hati....bisa jadi anda benci Islam.Wong yang namanya agama Islam dari sana toh,Rasulullah SAW juga dari Arab,bahkan Kanjeng Nabi adalah Sayyidil Arabi wal Ajam,pemimpin orang Arab dan bukan Arab.Kalau ada orang Islam yang kayak begitu....nanti kalau mati nggak usah disebut Almarhum,sebut aja bangke.....

Tapi yang pasti,sebagai umat Islam di Indonesia,kita tetap harus lestarikan nilai budaya yang tentunya sudah diperadabkan dan dimuliakan dengan ajaran Islam yang sudah menjadi mayoritas di negeri ini.Toh...banyak kyai hingga habaib pada pakai blangkon.


                             Nih,Habib Hasan Assegaf  yang keturunan Arab aja,sangat cinta budaya Indonesia
                                                             Lihat aja blangkonnya,mantep tho...ganteng dan trengginas

Pesan saya hanya satu,jangan nyantolin ke-Islaman dan ke-Indonesiaanmu,meski sudah bisa pakai iPhone 7 atau sekedar Windows 2013.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mlaku-Mlaku di Singapura dan Malaysia (bagian 1)

Bertamu ke Museum POLRI

Mengambil Pelajaran dari Kasus Brigadir Josua