Arogansi Oknum Aparat


Beberapa waktu lalu saya amat dikagetkan dengan kabar berita kerusuhan pertandingan sepakbola antara Persegres Gresik versus PS TNI.Saya tidak tahu pasti siapa yang memulai insiden tersebut,tetapi dari sekian banyak fakta yang saya lihat di berbagai media(khususnya media Internet)terlihat para pendukung PS TNI yang tentunya sebagian besar adalah bapak-bapak TNI nan handsome dan gagah,melakukan pemukulan terhadap beberapa pendukung Persegres Gresik hingga meimbulkan korban yang sebagian besar adalah anak-anak dan wanita.Masya Allah.....


Berani sekali,sampai PM tak mampu bertindak

Sampai berdarah-darah,apa salah pendukung Persegres,pak?

Dari gambar yang saya tangkap dari berbagai sumber ini,menimbulkan sebuah antipati dan pertanyaan di benak masyarakat,dimana fungsi aparat sebenarnya?Ya....sebenarnya tindakan seperti ini sangat tidak patut dan bahkan hanya akan membuat masyarakat kecewa pada aparat,sehingga akan memunculkan kebencian antara rakyat dan aparat.

Kembali ke persoalan yang akan dibahas,arogansi oknum aparat.Ini menjadi sebuah perbincangan yang boleh dikatakan amat sering didengar.Menjadi seorang aparat,apapun itu instansinya adalah sebuah kebanggan tersendiri.Tapi....jangan pernah menjadikan sebuah kebanggaan itu untuk bertindak seenak'e ndewe alias maunya sendiri.Terus terang saja,arogansi tidak akan membuat seseorang dihormati,malah akan dibenci atau bahasa kerennya jadi public enemy.

Kebanggaan atas jabatan sebagai aparat inilah yang terkadang membuat sesorang menjadi lupa diri bahkan tidak sadar bahwa dia cuma dititipkkan rakyat untuk mengayomi,bukan mengkhianati perasaan dan fisik rakyat.Fakta yang agak mencengangkan ialah ketika aparat sudah berbuat di luar batas,jarang sekali ada yang tegas.Kesannya adalah ngemong atau melindungi si oknum aparat yang berbuat  kelewatan itu.Bahkan dibiarkan saja,ibarat angin lalu.

Masyarakat sendiri sebenarnya ingin mengadukan hal itu.Namun,setiap pelanggaran demi pelanggaran yang diadukan dari masyarakat seakan tidak digubris.kalaupun digubris,paling-paling si oknum cuma"ditegur"aja,tanpa ada sanksi yang membikin jera atau kapok setengah mati.

Lihatlah,kejadian di Gresik tersebut sudah membuat orang agak antipati dengan aparat,Apakah engkau tak berpikir,saudaraku...?

Setidaknya,cobalah berkaca pada diri aparat itu sendiri.Beban amanah rakyat sangatlah besar,jangan hanya karena sebuah prestis jabatan,hati nurani dikesampingkan.Luangkanlah waktu untuk mendengar rakyat yang telah menggajimu dari pajak yang dibayarkan.Semoga jadi hikmah buat kita semua.....

#STOPAROGANSI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mlaku-Mlaku di Singapura dan Malaysia (bagian 1)

Bertamu ke Museum POLRI

Mengambil Pelajaran dari Kasus Brigadir Josua