Perihal Orang Dalam

Orang Dalam,dua kata ini sering kita jumpai ketika akan mengurus suatu hal yang berkaitan dengan birokrasi atau yang berurusan dengan rekrutmen kepegawaian(baik di kalangan pemerintahan maupun swasta).Sebenarnya apa sih makna dari "orang dalam" itu,sehingga banyak di kalangan masyarakat luas sangat mengandalkannya dalam hal yang telah saya singgung tadi?
Baiklah,orang dalam sendiri punya arti yang beragam..Yang bakal saya jelaskan kepada para pembaca sekalian yang garis gedenya aja.Orang dalam itu artinya orang yang dapat dipercayai mengurus sesuatu hal yang berkaitan dengan birokrasi,tentunya orang tersebut masih berupa kenalan,kerabat,atau keluarga sendiri.Biasanya yang sangat membutuhkan orang dalam adalah mereka yang maunya ingin enak terus,tanpa harus mengikuti prosedur atau tata cara yang berlaku.Hal ini sudah menjadi rahasia yang umum dan jamak diketahui,apabila ada rekrutmen kgaepewaian.

Nah,gara-gara orang dalam inilah,timbul tindakan yang menyerempet ke arah KKN(bukan Kecil-Kecil Nekat,tapi Korupsi,Kolusi,dan Nepotisme).Contohnya begini,si Udin yang bapaknya seorang Polisi ingin seperti bapaknya.Dengan alasan sayang anak dan ingin melihat anaknya lebih sukses darinya,bapaknya Udin mencoba untuk membujuk kawan-kawannya yang sama-sama Polisi itu plus ditambah ........ngiming-ngiming duit untuk meloloskan anaknya,bagaimanapun keadaan si Udin.Mau si Udin memenuhi syarat atau nggak,yang penting,Udin bisa jadi Polisi.Bahasa gampangnya,asal anak senang......

Kalau dari tingkat keluarga saja sudah dicekoki kayak beginian,gimana nanti mau menjadi orang yang berintegritas dan pinter,jika didiknya kayak begini.Memanfaatkan jabatan sebagai birokrat hanya untuk kepentingan keluarga,sama seperti menjilat ludah rakyatnya yang telah membayar gajinya dari pajak.Duhh.......Ya Rabb

Saran saya bagi para pembaca yang ingin masuk ke dunia kepegawaian atau dunia birokrat,pliiiissss mbanget.....tolonglah jangan sekali-kali pakai-pakai begituan.Bukannya menjadi berkah ketika menerima hasil kerja,malah jadi karma dan bala di kemudian hari.And Then....kepada semua ibu dan bapak di seluruh jagat raya ini,nggak usah pakai jasa orang dalam deh kalau mau anaknya pengen jadi birokrat,Biarkan mereka menempuh jalan yang jujur dan benar,Insya Allah akan memberikan berkah plus membahagiakan ibu dan bapak.Karena dengan hanya mencegah dari perbuatan tidak jujur,toh akan mendapat manfaat dan rezeki yang tidak disangka-sangka.

So,saya hanya bisa berharap di masa yang akan datang muncul birokrat-birokrat yang siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati.Aaaaamiin 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mlaku-Mlaku di Singapura dan Malaysia (bagian 1)

Bertamu ke Museum POLRI

Mengambil Pelajaran dari Kasus Brigadir Josua