Blusukan di Ennichisai 2016

Nah,kali ini saya akan coba-coba blusukan ke tempat yang menjadi hits atau lagi kekinian.Ya..tepatnya tanggal 15 Mei kemarin,saya sempatkan diri ke Ennichisai Japan Culture festival 2016.Apa sih Ennichisai itu...?Ennichisai itu ialah event tahunan yang memamerkan berbagai atraksi budaya Jepang yang memiliki nama tersendiri bagi masyarakat Indonesia.Acara Ini diprakarsai oleh Pemerintah Kota Jakarta Selatan yang bekerjasama dengan Kedutaan Besar Jepang, serta berlokasi di Little Tokyo (kawasannya orang Jepang di Jakarta)yang terletak di Blok M Square.And then....tahun ini saya gak melewatkan kesempatan itu.Siapa tahu bisa kepincut cewek Jepang,hahahahhhha.

Event ini  memang cukup menyita banyak perhatian.Berbagai macam stand dan pameran yang ada Jepang-Jepangnya itu tersedia dengan komplit.Mulai dari kuliner hingga stand pecinta anime dan kartun Jepang juga ada.Setidaknya jadi agak sedikit muda lah.Saya sendiri datang di hari terakhir dan suasananya.......nggak jauh beda dengan Pasar Tanah Abang ketika menjelang Lebaran Idul Fitri.Padat,merayap,rapat-rapat gimana gitu...

Dalam event ini saya benyak menemui anak-anak muda bercosplay ria.Ada yang kayak Tentara Jepang,cewek-cewek anime,dan yang bikin saya kaget...ada yang bercosplay mirip Agung Hercules.Berikut ini adalah sekilas penampakan para Coslpayer.
Penampilan gadis ini jadi ingat kalau masuk toko roti


Foto dengan Dedemit Jepang

Tidak cuma cosplayer aja yang nimbrung disini,banyak stand makanan Jepang yang saya lihat sungguh amat menggairahkan mulut dan harganya ada yang masih ramah di kantong hingga bikin dompet bobol habis-habisa.Sayang,nggak ada warung angkringan nasi kucing atau mendoan disini.



Namanya juga festival Jepang,adanya ya...makanan Jepang.Setidaknya saya masih sempat lihat Warteg

Ngikut nyicipin Okonomiyaki,Martabak Telor dari Jepang

Bukan cuma makanan Jepang aja yang dipamerkan,saya menjumpai deretan DVD film-film Jepang dari berbagai macam genre.Mau anime ada,mau yang romantis juga ada.Silahkan dipilih sampai puas,puas,puasss......

Kumpulan kaset film Jepang dari berbagai jenis.Kalau mau yang genre begituan,silahkan ke Glodok,hahaha

Dan yang menjadi perhatian pengunjung adalah saat atraksi menggotong kuil tandu khas Jepang yang disebut dashi.Yang menggotong bukan cuma laki-laki,ada yang perempuan bahkan anak-anak.Kalau melihat parade begituan,jadi ingat anak kecil sunatan yang digotong pakai sisingaan atau kuda renggong.
Para perempuan perkasa

Jadi ingat arak-arakan sunatan


Bocah-bocah perkasa

Gerah ya..mbak.Kipasan aja

Ayo angkat yang bener,ada pak lurah lagi nonton

Ini rombongan bapak-bapaknya

Sudah tua masih tetap semangat

Diiringi gendang Taiko.Musik tabuh khas Jepang

Inilah gendang Taiko,sekilas mirip bedug mesjid.Cocoklah untuk takbiran

Dalam festival ini setidaknya saya masih bisa foto bareng sama Cosplayer cewek yang cukup aduhai.Duh..body dan bajunya itu loh,bukan cuma bikin imron tapi rasanya pengen ngemilin guling.Ah sudahlah,ndak usah mikir macam-macam...
Kalau yang disana bisa foto sama Polwan cakep,saya sama Cospalyer cewek yang bikin ...gimana gitu

Dari festival tersebut,saya sendiri agak berpikir cukup kritis.Mengapa budaya orang bisa lebih meriah dari budaya kita sendiri,yang sebenarnya lebih kaya dan amat beragam jenisnya?Entahlah...yang penting bisa foto sama Cosplayer aduhai.Saya cuma bisa berharap,mudah-mudahan kebudayaan asli Indonesia bisa lebih meriah dan mendapat tempat di hati rakyat.















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mlaku-Mlaku di Singapura dan Malaysia (bagian 1)

Bertamu ke Museum POLRI

Mengambil Pelajaran dari Kasus Brigadir Josua