Dear Pak Arteria Dahlan,Kok Risih Sama Bahasa Daerah
Belakangan ini kita dikagetkan dengan perilaku pak Arteria Dahlan,anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang meminta kepada Jaksa Agung untuk memecat pejabat Kejaksaan Tinggi yang mana ketika rapat menggunakan bahasa Sunda.Duh...kok gitu sih?
Akibat polemik ini,Gubernur Jawa Barat,yaitu pak Ridwan Kamil pun meminta kepada pak Arteria Dahlan untuk minta maaf kepada masyarakat Sunda secara keseluruhan.Sebagai informasi,masyarakat Sunda bukan hanya terpusat di Jawa Barat,tapi di wilayah lain pun ada,semisal Banten,DKI Jakarta,sampai perbatasan dengan Jawa Tengah.Tuh kan,dibilang lebay kan sama pak Ridwan Kamil
Kontan apa yang disampaikan pak Ridwan Kamil kepada pak Arteria Dahlan,memantik emosi urang Sunda se Indonesia.Yang lebih ekstrim,sebuah spanduk dibentangkan di kota Bandung,Jawa Barat,dimana isi spanduk tersebut adalah penolakan Arteria Dahlan jika melakukan kunjungan ke Jawa Barat.
Terbaru,pak Arteria Dahlan bukannya minta maaf,malah menantang balik pak Ridwan Kamil untuk ke Mahkamah Kehormatan Dewan.Ya ampun pak,kok ngeselin banget ya? Apa nggak takut nanti kena hujatan warganet ya,apalagi situ dari partai penguasa.Ketar-ketir gak sih nantinya? Entahlah,cuma dia yang mengalami nantinya.
Dari reaksi-reaksi tersebut,saya hanya ingin memberi pesan kepada pak Arteria Dahlan,untuk lebih menyelami kearifan lokal masyarakat Indonesia,yaitu bahasa daerah,sebagai kekayaan bangsa yang tak ternilai.Saran saya sih,main-mainlah ke daerah,jangan cuma di Senayan melulu ya pak.Coba pak Arteria Dahlan lihat,istilah-istilah asing di berbagai lini masyarakat,banyak yang bikin pusing,kok anda gak risih?
Mungkin segini dulu ungkapan saya atas kelakuan pak Arteria Dahlan yang bikin geleng-geleng kepala.Karena pak Arteria Dahlan ini berlatar belakang dari Sumatera Barat yang notabene berbahasa Minangkabau,maka ada satu nasihat untuk pak Arteria,"Kapalo Apak Ang! "
Dari reaksi-reaksi tersebut,saya hanya ingin memberi pesan kepada pak Arteria Dahlan,untuk lebih menyelami kearifan lokal masyarakat Indonesia,yaitu bahasa daerah,sebagai kekayaan bangsa yang tak ternilai.Saran saya sih,main-mainlah ke daerah,jangan cuma di Senayan melulu ya pak.Coba pak Arteria Dahlan lihat,istilah-istilah asing di berbagai lini masyarakat,banyak yang bikin pusing,kok anda gak risih?
Mungkin segini dulu ungkapan saya atas kelakuan pak Arteria Dahlan yang bikin geleng-geleng kepala.Karena pak Arteria Dahlan ini berlatar belakang dari Sumatera Barat yang notabene berbahasa Minangkabau,maka ada satu nasihat untuk pak Arteria,"Kapalo Apak Ang! "



Komentar
Posting Komentar